┬áBelajar Bahasa Jepang – Bencana Terbuang – Apa yang Harus Anda Ketahui dalam Kasus Darurat Medis

Belajar bahasa Jepang dengan cepat! Keadaan darurat medis bisa menakutkan, tetapi bagaimana jika itu terjadi saat Anda di Jepang? Apakah Anda tahu cara berkomunikasi dengan profesional perawatan kesehatan untuk memastikan bahwa Anda menerima perawatan yang tepat? Anda mungkin perlu mengatakan, "Kaki saya sakit," "Saya demam," atau salah satu dari banyak frasa lainnya. Untuk bertahan hidup di Jepang, Anda harus tahu apa yang harus dikatakan jika Anda berakhir di rumah sakit. Artikel Newbie Jepang ini sangat penting jika Anda berencana untuk mengunjungi Jepang. Karena Anda dapat sakit atau memiliki masalah medis kapan saja, Anda harus menghargai artikel Jepang ini dari bagan bagian tubuh dan contoh kalimat. Anda tidak hanya akan belajar informasi berharga, Anda akan merasa tenang mengetahui bahwa Anda telah dilindungi dalam keadaan darurat medis. Ini adalah salah satu artikel Jepang yang tidak bisa Anda lewatkan!

Kosa kata: Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari kata dan frasa berikut:

shinsatsu-shitsu – memeriksa ruang
masalah – "kursi"
nodo – "tenggorokan"
itai – "sakit, menyakitkan"
hakike – "mual"
netsu – "demam, suhu"
melakukan – "gelar"
atama – "kepala"
senaka – "kembali" (tubuh)

Tatabahasa: Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari kata dan frasa berikut:

Kosakata dan Frase yang Berguna di Rumah Sakit
————————————————– ——————————–
Shinsatsu-shitsu e dzo.
"Silakan masuk ke ruang pemeriksaan."
————————————————– ——————————–
Kata kerja "datang ke" atau "masuk" disimpulkan dalam kalimat ini. Terjemahan harfiahnya adalah, "Ke ruang pemeriksaan, tolong."

Sebagai contoh:

  1. Kochira e doozo. "Silahkan lewat sini."

* Kochira adalah cara sopan untuk merujuk "di sini" atau "dengan cara ini."
————————————————– ——————————–
(Watashi wa) netsu ga san j uukyuu-sepuluh-pergi lakukan arimasu.
"Saya demam 39,5 derajat."
————————————————– ——————————–
Harap tinjau tata bahasa dan kosa kata berikut:
watashi – "Aku, aku"
wa – penanda topik
netsu – "demam, suhu"
ga – penanda subjek
sanjuukyuu-ten-go (39,5) – "tiga puluh sembilan koma lima"
melakukan – "gelar"
arimasu – "ada, untuk dimiliki"

————————————————– ——————————–
Pembentukan
————————————————– ——————————–
[person] wa [noun] ga arimasu
Seperti yang kami ulas di pelajaran sebelumnya, pola kalimat "[person] wa [noun] ga arimasu "sesuai dengan"[person] punya [noun]"dalam bahasa Inggris. Kami biasanya memasukkan kuantitas sebelumnya arimasu .

Sebagai contoh:

  1. Watashi wa o-kane ga arimasu. Watashi wa o-kane ga 1000-en arimasu. ( 1000 )
  2. Watashi wa netsu ga arimasu. Watashi wa netsu ga 38-do arimasu. ( 38 )

————————————————– ——————————–
Titik Desimal
————————————————– ——————————–
Sepuluh berarti "titik," dan kami menggunakannya untuk merujuk ke titik desimal. Periksa penggunaannya dalam contoh berikut.

Sebagai contoh:

  1. 3,5 – san sepuluh pergi
  2. 16,84 – juuroku sepuluh hachi yon

————————————————– ——————————–
nodo – "suhu demam"
atama – "kepala"
senaka – "kembali"
Onaka – "perut"
————————————————– ——————————–
Silakan periksa kosakata untuk bagian tubuh.

"Bahasa Inggris" / Jepang
"kepala" / atama
"mata (s)" / saya
"hidung" / hana
"mulut" / kuchi
"gigi, gigi" / Ha
"tenggorokan" / nodo
"leher" / kubi
"bahu (s)" / / kata
"kembali" / senaka
"perut, perut" / Onaka
"dada" / mune
"kaki (s), kaki, kaki" / ashi
"lengan (s)" / ude
"tangan)" / te

————————————————– ——————————–
(Watashi wa) nodo ga itai desu.
"Tenggorokanku sakit."
————————————————– ——————————–
Harap tinjau tata bahasa dan kosa kata berikut:
watashi – "Aku, aku"
wa – partikel penanda topik
nodo – "tenggorokan"
ga – penanda subjek
itai – "menyakitkan" (-i kata sifat akhir)
desu – copula

————————————————– ——————————–
Pola kalimat
————————————————– ——————————–
Watashi wa [body part] ga itai desu.
"Saya [body part] sakit. "

Sebagai contoh:

  1. ( Watashi wa) atama ga itai desu. "Kepala saya sakit."
  2. ( Watashi wa) saya ga itai desu. "Mataku sakit."